Rabu, 10 Februari 2016

Aku terjebak sepi.

Dengan sunyi aku ditemaninya
Tersungkur di sebuah ruangan
Tertikam dalam rindu
Karenamu alasannya


Aku terjebak sepi
Dan akupun memilih mengenangmu
Mengingat hal-hal yang bagiku indah
Pada saat itu



Angin malam lewat tanpa permisi
Ku ingin sekali bertanya padanya
Tapi belum sempat aku bertanya pada angin malam
Kau sudah dibuat bahagia olehnya

Meninggalkanku dengan jerat yang susah ku lepas
Membuat aku sulit melangkah
Aku telah terkunci karenamu
Mencoba ikhlas yang bagiku sangat berat

Sudahlah
Aku juga mulai pasrah
Bukan menyerah
Tapi inilah yang dinamakan lelah
Read More

Lagi lagi aku tenggelam.

Lagi lagi aku tenggelam
Tenggelam dalam lautan yang kau buat
lautan yang berisikan segala hal yang indah
lebih tepatnya banyak bahagia di situ.

Kita sama sama mengeratkan kedua lengan kita
Saling menjaga satu sama lain

Berada di dekatmu ialah hal yang paling aku suka
Selain nyaman aku juga merasa ada yang berbeda
Entah itu apa
Hingga sekarang aku belum menemukan jawabannya

Inilah kisah kita
Aku selalu meminta
Kepada Maha Pencipta
Tentang kita
Sebagaimana kelanjutan ujungnya

Hal-hal yang membuat diriku keluh kesah
Setumpuk masalah
Dan, berbagai macam variasi pikiran yang membabi buta
Semuanya lenyap ketika kita sedang berdampingan.

Dan lagi lagi aku tenggelam
Di dasar perasaan
Yang membuat aku meluapkan semuanya
Yang biasa ku sebut dengan tulisan.









Read More

Kamis, 21 Januari 2016

Kita Menjadi Asing

Maaf, kali ini aku rindu lagi dan kini dia datang tiba-tiba
Entah, mungkin aku ingin bertemu setidaknya untuk memeluk hangatmu

Nyatanya kita telah hilang
Telah asing
Tak lagi sama seperti dulu
Tak ada lagi marahmu ketika aku tidur pagi

Aku tak tau benar penyebabnya
Setauku, kita tak pernah lagi saling memberi kabar seperti dulu

Dulu aku begitu semangat-semangatnya mengecek ponsel di saat aku terbangun dari lelapku
Hanya untuk menunggu ucap sapa pagi darimu
Atau tidak aku yang memulai sapa pagi itu
Kita memang pernah begitu bahagia memulai hari

Dan pada akhirnya aku hanya bisa mengenang
Kau telah menang
Membuat hati ini tak tenang
Karena melihat mu dengan dirinya senang
Read More

Minggu, 17 Januari 2016

Mencarimu dalam sepi



Kita pernah ada,
dan saling membagi tawa
Kita pernah bersama,
Hingga lupa apa itu luka


Namun kau telah hilang dan menemukan dirinya
Menebar kebahagiaan kepada semua orang
Yang memaksaku harus kuat melihat mu tertawa
Mencoba ikhlas pada hati yang kuat sampai sekarang


Aku tak tahu harus menulis apa
Tapi ketika kopi-ku telah dingin
Seketika aku mencarimu
Mencarimu di kegelapan menuju pagi


Sudahlah,
Mungkin ini hanya rindu biasa
Karena bagiku,
Kejadian ini sudah sering terjadi ketika aku ingin melelapkan raga ini


Read More